Lampung.. Salah satu yang membuatku sedih adalah ketika orang yang kusayang, kuperhatikan dan aku ingin dia untuk berkembang berkata sesuatu yang tidak selayaknya dia ucapkan. Salah seorang murid berkata : "Bodo!" dengan perlahan, ketika aku bertanya. Sedih sekali mendengarnya, hampir saja mau nangis. Tapi aku mau meyakinkan bahwa aku mendengar kata itu, jadi aku bertanya kepadanya tentang apa yang dia katakan. Pertamanya dia tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Setelah aku desak (dengan sabar), dia mau menjawabnya. Aku menyesal karena aku hanya berkata: "Apakah itu cara berbicara dengan guru?" Harusnya aku bisa mengklarifikasi lebih lanjut dan membuat dia tersadar. Hanya saja saat itu aku terbawa emosi (sedih), jadi aku tinggalkan dia dan beralih ke kelompok lain. aku mau belajar lebih banyak tentang hal ini atau aku terlalu santai dalam mengajar di dalam kelas?
Wednesday, May 12, 2010
Sunday, May 09, 2010
Keluarga
Lampung..
Baru saja kedua orang tuaku menelponku. Tadi pagi aku berniat menelpon mereka, tapi malah ga jadi. Niat saja tidak cukup.. Mamak menanyakan kabar dan foto dengan Karo. Bapak membicarakan tentang kursus selama 3,5 bulan ini, sampai bulan Agustus, minta didoakan. Wah, aku ngerasa berdosa sekali klo inget perbuatan2 ku akhir2 ini. Oke, aku mau berubah.
Walah hanya sebentar, mendengar suara mereka menyenangkan, seperti kami tidak punya beban, padahal klo mau, banyak yang harus dipikirkan.
Baru saja kedua orang tuaku menelponku. Tadi pagi aku berniat menelpon mereka, tapi malah ga jadi. Niat saja tidak cukup.. Mamak menanyakan kabar dan foto dengan Karo. Bapak membicarakan tentang kursus selama 3,5 bulan ini, sampai bulan Agustus, minta didoakan. Wah, aku ngerasa berdosa sekali klo inget perbuatan2 ku akhir2 ini. Oke, aku mau berubah.
Walah hanya sebentar, mendengar suara mereka menyenangkan, seperti kami tidak punya beban, padahal klo mau, banyak yang harus dipikirkan.
Harta yang paling berharga adalah keluarga
Wednesday, May 05, 2010
UN (part 2)
Lampung..
Hasil UN 2010 telah diumumkan beberapa minggu yang lalu. Hasilnya .... Kenapa harus membicarakan hasil yang didapat? Kenapa tidak berbicara proses yang dilalui? lagi2 UN adalah dilema di dunia pendidikan Indonesia. Ada 4 orang siswa yang harus mengikuti remedial karena hasil UN mereka ada yang belum memenuhi standar (standar yang ditetapkan pemerintah). Ketiga anak belum memenuhi standar di bidang matematika, artinya mereka harus belajar lagi untuk menghadapi remedial. Bila dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah memang memberi kesempatan (bukan Paket C) kepada siswa-siswa yang belum memenuhi standar. Aku pun turut mendampingi anak-anak yang harus belajar lagi bersama guru matematika kelas 12.
Ketika kami sedang membahas soal yang berkaitan dengan materi kelas 11, siswa ini berkata: "Kalau di kelas 11, jawaban ini (jawaban yang dia tunjuk) bukanlah jawaban yang benar". Dia berkata seperti itu karena di kelas 11, mereka diminta untuk berpikir secara sistematis, dengan logika dan menggunakan kaidah yang benar di matematika. Akan tetapi itu semua hampir tidak ada lagi gunanya ketika UN hanya mempermasalahkan hasil dari soal yang diberikan, tidak peduli pada prosesnya lagi. Aku pun teringat akan perkataan salah satu guru lain: "loh, di UN kan hanya membulat2kan saja, bukan mencari jawaban." Dalam hati, apakah proses itu masih diperhitungkan? Tapi aku masih berpegang pada keyakinan bahwa proses jauh lebih penting walau hasil akhir juga penting.
Semoga untuk tahun ini, apa yang telah aku bagi dengan siswa-siswaku, tetap mereka pegang baik dalam pelajaran matematika ataupun pelajaran kehidupan dan tingkah laku sampai mereka lulus dan menghadapi kehidupan di luar sekolah.
Hasil UN 2010 telah diumumkan beberapa minggu yang lalu. Hasilnya .... Kenapa harus membicarakan hasil yang didapat? Kenapa tidak berbicara proses yang dilalui? lagi2 UN adalah dilema di dunia pendidikan Indonesia. Ada 4 orang siswa yang harus mengikuti remedial karena hasil UN mereka ada yang belum memenuhi standar (standar yang ditetapkan pemerintah). Ketiga anak belum memenuhi standar di bidang matematika, artinya mereka harus belajar lagi untuk menghadapi remedial. Bila dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah memang memberi kesempatan (bukan Paket C) kepada siswa-siswa yang belum memenuhi standar. Aku pun turut mendampingi anak-anak yang harus belajar lagi bersama guru matematika kelas 12.
Ketika kami sedang membahas soal yang berkaitan dengan materi kelas 11, siswa ini berkata: "Kalau di kelas 11, jawaban ini (jawaban yang dia tunjuk) bukanlah jawaban yang benar". Dia berkata seperti itu karena di kelas 11, mereka diminta untuk berpikir secara sistematis, dengan logika dan menggunakan kaidah yang benar di matematika. Akan tetapi itu semua hampir tidak ada lagi gunanya ketika UN hanya mempermasalahkan hasil dari soal yang diberikan, tidak peduli pada prosesnya lagi. Aku pun teringat akan perkataan salah satu guru lain: "loh, di UN kan hanya membulat2kan saja, bukan mencari jawaban." Dalam hati, apakah proses itu masih diperhitungkan? Tapi aku masih berpegang pada keyakinan bahwa proses jauh lebih penting walau hasil akhir juga penting.
Semoga untuk tahun ini, apa yang telah aku bagi dengan siswa-siswaku, tetap mereka pegang baik dalam pelajaran matematika ataupun pelajaran kehidupan dan tingkah laku sampai mereka lulus dan menghadapi kehidupan di luar sekolah.
Sunday, May 02, 2010
Pekerja Pemberani
Lampung..
Hari Jumat-Sabtu kemarin aku pergi ke Jakarta. Selama perjalanan, aku melihat pekerja-pekerja yang jarang sekali aku sadari keberadaannya tapi mereka sangat berperan dalam kehidupan kita.
Pertama, petugas perbaikan jalan tol. Separuh jalan raya Merak-Jakarta sedang direnovasi. Aku melihat pekerja-pekerja yang setia bekerja walau sinar matahari menyengat tubuh mereka. Bahkan beberapa di antara mereka tidak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti helm atau sarung tangan. Tanpa mereka, perjalanan Merak-Jakarta bisa terhambat.
Kedua, supir truk yang membawa barang-barang atau alat-alat dari pulau Jawa ke pulau Sumatera dan sebaliknya. Truk yang mereka kendarai ada dua tipe, besar dan besar sekali. Aku berpikir saat itu, besar sekali resiko pekerjaan mereka dan kadangkala mereka harus berpisah dengan keluarga selama beberapa hari. Begitu pula supir bus yang mengangkut penumpang. Tanpa mereka, kebutuhan orang-orang bisa terbengkalai.
Ketiga, pekerja bangunan. Mereka yang membangun gedung-gedung tinggi di Jakarta. Orang hanya mengenal gedung tertinggi, banyak dari mereka (termasuk aku) tidak tahu orang-orang yang bekerja begitu keras membangunnya. Kita harus berterima kasih kepada mereka. Mereka patut mendapat kehidupan yang layak.
Ketika aku memikirkan hal-hal ini, aku baru sadar bahwa kemarin (1 Mei) adalah Hari Buruh. Semoga mereka mendapat yang mereka perlukan.
Selamat Hari Buruh..
Hari Jumat-Sabtu kemarin aku pergi ke Jakarta. Selama perjalanan, aku melihat pekerja-pekerja yang jarang sekali aku sadari keberadaannya tapi mereka sangat berperan dalam kehidupan kita.
Pertama, petugas perbaikan jalan tol. Separuh jalan raya Merak-Jakarta sedang direnovasi. Aku melihat pekerja-pekerja yang setia bekerja walau sinar matahari menyengat tubuh mereka. Bahkan beberapa di antara mereka tidak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti helm atau sarung tangan. Tanpa mereka, perjalanan Merak-Jakarta bisa terhambat.
Kedua, supir truk yang membawa barang-barang atau alat-alat dari pulau Jawa ke pulau Sumatera dan sebaliknya. Truk yang mereka kendarai ada dua tipe, besar dan besar sekali. Aku berpikir saat itu, besar sekali resiko pekerjaan mereka dan kadangkala mereka harus berpisah dengan keluarga selama beberapa hari. Begitu pula supir bus yang mengangkut penumpang. Tanpa mereka, kebutuhan orang-orang bisa terbengkalai.
Ketiga, pekerja bangunan. Mereka yang membangun gedung-gedung tinggi di Jakarta. Orang hanya mengenal gedung tertinggi, banyak dari mereka (termasuk aku) tidak tahu orang-orang yang bekerja begitu keras membangunnya. Kita harus berterima kasih kepada mereka. Mereka patut mendapat kehidupan yang layak.
Ketika aku memikirkan hal-hal ini, aku baru sadar bahwa kemarin (1 Mei) adalah Hari Buruh. Semoga mereka mendapat yang mereka perlukan.
Selamat Hari Buruh..
Tuesday, March 16, 2010
Selamat Jalan Kawan
Lampung...
Baru saja membaca milis matematika. Ada kabar mengenai salah satu junior di kampus. Dia meninggal hari sabtu kemarin. Aku memang tidak terlalu dekat dengannya. Tapi aku dan beberapa teman perempuan pernah dilatih dia bermain futsal, ketika kami kuliah. Waktu itu kami akan bertanding. Aku tidak bisa mengantarnya, tapi semoga dia bahagia
di sana.. Selamat jalan kawan...
Baru saja membaca milis matematika. Ada kabar mengenai salah satu junior di kampus. Dia meninggal hari sabtu kemarin. Aku memang tidak terlalu dekat dengannya. Tapi aku dan beberapa teman perempuan pernah dilatih dia bermain futsal, ketika kami kuliah. Waktu itu kami akan bertanding. Aku tidak bisa mengantarnya, tapi semoga dia bahagia
di sana.. Selamat jalan kawan...
Saturday, March 13, 2010
Pelangi sehabis hujan
Lampung..
Seperti pelangi sehabis hujan..
Itulah janji setiaMU..
Baru dapat kabar yang membuatku berpikir. Ternyata tidak bisa berada di kondisi nyaman selamanya...
Tuesday, March 09, 2010
Mimpi
Lampung..
Kalau lagu dari The Groove bisa kuubah sedikit:
Bagaimana bisa kau hadir di mimpiku, padahal tak sedikit pun ku memikirkanmu.. (kalimat yang dimiringkan, itu yang diubah -red)?
Kok bisa2nya aku memimpikan orang-orang itu padahal tidak memikirkan mereka dan mimpi itu benar2 aneh. Aku ga mau mimpi itu terjadi dalam kehidupan sebenarnya. Apakah karena badanku yang agak sakit atau karena tidak berdoa ya?
Semoga itu hanyalh mimpi bukan pertanda apa pun..
Kalau lagu dari The Groove bisa kuubah sedikit:
Bagaimana bisa kau hadir di mimpiku, padahal tak sedikit pun ku memikirkanmu.. (kalimat yang dimiringkan, itu yang diubah -red)?
Kok bisa2nya aku memimpikan orang-orang itu padahal tidak memikirkan mereka dan mimpi itu benar2 aneh. Aku ga mau mimpi itu terjadi dalam kehidupan sebenarnya. Apakah karena badanku yang agak sakit atau karena tidak berdoa ya?
Semoga itu hanyalh mimpi bukan pertanda apa pun..
Subscribe to:
Posts (Atom)