Monday, November 23, 2009

Dari Hati

Lampung...

Ada lagu yang berjudul "Dari Hati" dibawakan oleh Club 80s. Tapi aku tidak sedang memikirkan lagu itu. Minggu-minggu ini adalah minggu yang sibuk di sekolah. Banyak yang harus dikerjakan tapi harus dilakukan dengan ketulusan hati. Aku teringat orang-orang di sekitarku dan juga diriku. Ketika kita mengatakan suatu hal, apakah kita mengatakannya dari hati atau hanya sekedar menyenangkan orang tersebut atau bahkan karena kita takut terhadap orang itu. Hal ini terpikir di benakku, ketika aku berbicara dengan muridku. Dia mau berubah hanya karena diriku, padahal ku pikir dia mau berubah karena keinginan dirinya untuk menjadi lebih baik. Tapi semoga alasan itu hanya alasan sementara sampai dia menemukan bahwa memang inilah jalan yang terbaik untuk dirinya bukan karena orang lain.

Wednesday, October 28, 2009

Forbidden Fruits (Buah Terlarang)

Lampung..

Kalau kita mendengar kata buah terlarang, terlintas di pikiran, maksud denotasi atau konotasi? Dalam tulisanku kali ini, aku membahas dengan arti denotasi. Hari Selasa lalu, ketika aku sedang menjalankan tugas sebagai Teacher on Duty, aku berkeliling di koridor. Kemudian aku melihat pohon mangga yang berada di tengah-tengah lapangan. Sepertinya belum ada satu tahun umur pohon itu, tapi buahnya sudah banyak sekarang. Bentuknya seperti apel, ada juga yang lonjong, dan macam-macam. Sayangnya kita tidak boleh mengambil buah tersebut, jadi terlarang. Walau kadang aku berpikir, akan dibawa ke mana buah-buah itu. Tapi pemilik perusahaan pasti sudah merencanakannya.

Topik lain, yang berbeda dengan buah-buahan. Hari ini pemilihan presiden SRC, atau bisa dibilang seperti OSIS. Dari ketiga kandidat, akhirnya terpilih seorang murid perempuan sebagai presiden SRC mendatang.

Sekian berita hari ini. Sampai jumpa di lain kesempatan, hahaha..

Sunday, October 25, 2009

kontradiksi

Lampung..

Dalam matematika ada yang disebut dengan pembuktian kontradiksi. Ternyata berlaku juga di kehidupan sehari-hari, lebih tepatnya di kehidupanku. Aku merasa pribadiku di siang hari tidak sama dengan dengan di malam hari. Bukan karena kepribadian ganda, tetapi karena pikiran yang ada di kepalaku. Hal yang salah di siang hari, bisa kuanggap benar di malam hari dan sebaliknya. Seakan aku membenarkan dengan semua hal yang kulakukan walau itu salah. Bagaimana mengubah sifat kontradiksi ini?

Saturday, October 24, 2009

Nice Friday

Lampung..

Makan malam merupakan kegiatan yang penuh makna, apalagi jika makan bersama orang-orang yang dekat dengan kita. Makan malam bersama keluarga, sahabat, atau kekasih adalah kegiatan yang menyenangkan. Kita bisa berbagi cerita dan melupakan sejenak beban pikiran.

Hari Jumat kemarin, aku menghabiskan makan malamku di sekolah, bersama guru-guru dan murid-murid. Kami menyantap mie ayam, dilengkapi dengan bakso, acar dan tentunya kuah. Bukan hanya makanannya yang membuatku bersemangat (karena sudah lapar) tapi juga teman-teman makan malamku. Aku duduk bersama beberapa anak kelas 12. Tapi lebih rinci lagi, aku duduk bersama Jayeng, Jayang, Karma, Gio, dan Meirizal. Tiga orang pertama yang ku sebut membuat suasana makan malam saat itu begitu menyenangkan. Kami saling bercerita dan bercanda, seperti kawan yang lama tak berjumpa. Mulai dari topik sekolah, invention (presentasi Karma), sepak bola, perjodohan Karma dengan Indah, sampai dengan acara menggoda mba Edna. Hanya senyum dan tawa yang keluar dari mulut kami, tak ada yang lain, seakan tak ada masalah yang kami hadapi. Selesai makan malam, kami pun kembali ke tempat kami masing-masing. Malam yang indah..

Tak ada foto yang mengabadikan momen itu, tapi tak akan kulupa kenangan indah bersama mereka.

Tuesday, October 20, 2009

Murid

Lampung..

Makan malam hari ini aku santap di kafe dengan makanan buatan Housekeepers, yang enak. Jam beranjak mendekati jam 7 malam. Murid-murid pun mulai membuat barisan untuk keluar dari kafe. Masih ada sekitar 5 menit lagi menuju pukul 7. Saat itu aku memperhatikan mereka. Aku tersadar, bisa dibilang sedikit melow. Ada sekitar 300 anak di ruangan itu. Jadi, ketika aku bertugas sebagai TOD (Teacher on Duty), aku harus mengawasi 300 anak tersebut. Pikiranku pun melayang lebih jauh. Anak2 ini yang akan menggantikanku dan orang2 yang lebih tua nantinya. Mereka yang akan memimpin negara, melestarikan alam, memajukan teknologi, mengamankan negara, menjaga budaya bangsa, dan tugas2 lainnya. Masa depan negara ada di tangan mereka. Lalu, aku kaitkan dengan tugasku sebagai guru. Aku yang harus menanamkan nilai2 kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan nilai2 luhur lain kepada mereka. Dalam tanganku mereka bisa berkembang atau bisa terpuruk. Aku adalah salah satu pengaruh bagi mereka. Begitu besar peran yang aku emban saat ini.

Sekilas untuk hari ini.

Monday, October 19, 2009

Unik

Lampung..

Setiap orang itu unik. Itulah kalimat yang sering aku dengar, apalagi dikaitkan dengan pekerjaan seorang guru. Guru harus bisa melihat keunikan setiap anak, lebih lanjut lagi, diharapkan bisa mengembangkan keunikan yang dimiliki tiap siswa. Sampai saat ini, aku berusaha melihat keunikan di setiap anak yang kutemui. Tapi kadangkala, mata dan hatiku tertutup sehingga keunikan yang mereka miliki menjadi hal yang tidak baik di mataku. Kemudian, dikaitkan dengan disiplin, ada saatnya ketegasan diperlukan dalam menangani suatu kasus.

Unik..
Tak ada manusia yang benar-benar sama
Bahkan anak kembar sekalipun memiliki perbedaan..


Sunday, October 18, 2009

Satu minggu

Lampung..

Satu minggu ini banyak hal terjadi. Senin sampai Jumat, aku pulang sekolah di atas jam 6 sore. Hal itu dikarenakan ada presentasi anak2 bimbinganku dan juga latihan presentasi. Walau banyak kekurangan yang mereka lakukan, tapi aku bangga pada mereka. Mereka telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk presentasi ini. Walau begitu, mereka tidak boleh berpuas diri, dan memperbaiki laporan serta hal lain. Hari Kamis, presentasi dari salah seorang muridku. Di presentasi ini dihadiri beberapa anak soccer, dan juga kembar, yang duduk berdampingan. Baru kali ini aku liat presentasi yang dihadiri beberapa anak soccer bahkan kelas XI juga ada. Baru kali ini pula aku liat kembar duduk berdampingan di presentasi salah seorang anak. Mereka tertawa selama presentasi, menikmati jalannya presentasi. Aku juga menikmati canda tawa di ruangan itu. Ketika makan malam, aku mengobrol dengan muridku itu, dan seorang murid yang lain menghampiri kami, dan kami mengobrol bertiga sebentar. Murid itu juga baru saja menyelesaikan presentasinya hari itu. Ketika itu, aku bisa melupakan sejenak beban dan pikiran2 lelahku. Hanya senyum dan tawa yang terurai dari wajahku. Begitu membahagiakan..

Hari Jumat adalah hari terakhir sekolah di tiap minggu dan hari itu ditutup dengan presentasi dari salah seorang muridku yang lain. Beberapa hari sebelumnya, muridku ini khawatir dengan penguji yang akan datang di presentasinya nanti. Ternyata kekhwatirannya tidak terjadi. Meski ada kesalahan2 dalam penulisan laporan dan slide powerpoint tapi semuanya berjalan lancar. Makan malam di kafe pun kuhabiskan sambil mengobrol dengan anak2 kelas XII Science A. Mereka menertawakan ketika kursiku diambil oleh guru lain, tapi aku juga tertawa. Aku mengobrol dengan mereka tentang bola. Ketika aku smp, aku membicarakan bola hanya dengan teman2ku saja.

Kini, sudah hari minggu, aku berada di kamarku. Ada pekerjaan2 yang mesti kuselesaikan tapi badan ini masih ingin beristirahat. Ban motorku kempes (mungkin juga bocor), belum kuperiksa lebih lanjut. Sore atau esok hari akan ku perbaiki. Selaini itu, ketika membuka kaleng sarden tadi, ada kecelakaan kecil terjadi. Jari manis, jari tengah dan jempolku berdarah karena terkena potongan kaleng. Darah yang mengucur cukup banyak, untungnya aku bisa menghentikannya. Syukurlah sekarang sudah tidak apa-apa.

Esok hari menjelang, bertemu kembali dengan murid2 dan guru2, menyiapkan Literacy Day dan pelajaran.